Instalasi Lampu Taman

MERANCANG tata lampu taman membutuhkan kejelian dalam imajinasi. Keahlian khusus tak terlalu dibutuhkan, kecuali Anda menata lampu taman dengan tingkat kesulitan tinggi. Disebut sulit, jika jumlah titik lampu lebih dari tiga, atau karena taman sangat luas dan banyak sudut-sudut yang ingin diberi penerangan. Untuk taman kecil, tata lampu taman bisa dikerjakan sendiri.Yang terpenting dari penataan cahaya di taman kecil adalah pemilihan jenis lampu, keamanan instalasi perkabelan, dan menentukan titik yang ingin diterangi. Nah, di sini kami membantu Anda menemukan solusi atas tiga hal itu.

Simak, deh!

Bahan dan Alat:
Fiting lampu taman, kabel kawat 1mm2, pipa PVC 1/2inci
Tang potong, obeng, terminal penghubung kabel, isolasi, cat besi

Langkah-langkah:
Tentukan lokasi titik-titik lampu.
Buat alur instalasi kabel listrik dari stopkontak terdekat ke lokasi titik-titik lampu. Sebaiknya alur instalasi kabel itu merapat ke tembok untuk memperkecil kemungkinan kabel terkena cangkul atau benda tajam lainnya saat perawatan atau renovasi taman.
Gali tanah sesuai alur instalasi kabel listrik. Kedalaman galian 20cm.
Potong panjang pipa PVC sesuai alur yang ada. Warnai pipa dengan cat besi.
Masukkan kabel ke dalam pipa dan tanam di dalam tanah.
Setelah itu, hubungkan bagian ujung kabel ke rumah lampu, sedangkan ujung yang lainnya ke stopkontak.

Kalo memang memungkinkan kita dapat menggunakan sensor cahaya sehingga membantu kita di dalam pengoprasian lampu taman. Dan usahakan untuk pengaman lampu penerangan di buat terpisah, sehingga apa bila ada arus bocor ataupun “Short Circuit” tidak menggangu jalur listrik utama

Led Strip

Led Strip

Anda Perlu Tahu
Untuk kepentingan luar ruang, pergunakan lampu dan rumah lampur dengan spesifikasi water resistant. Jenis lampunya bisa pijar atau pendar. Lampu dan rumah lampu berspesifikasi ini biasanya dibuat khusus, sehingga tahan terhadap cipratan air dan tak mudah korslet karenanya.
Perangkat lampu taman ada yang bervoltase rendah (+ 12 volt) dan voltase tinggi (+ 220volt). Pilihan terbaik tergantung dari kebutuhan. Demi alasan keamanan, sebaiknya pilih perangkat lampu taman bervoltase rendah atau menggunakan lampu yang hemat energi (mengansumsi listrik rendah), Anda dapat menggunakan lampu Led. Ini mencegah kecelakaan fatal seandainya ada arus listrik yang bocor. Voltase rendah berpotensi kecil melukai tubuh dan menimbulkan kebakaran.
Pergunakan kabel yang tepat. Pilihan jenis kabel penting karena berkaitan dengan pasokan voltase energi listrik. Semakin panjang kabel, semakin besar peluang penurunan voltase. Untuk taman yang tak terlalu luas dengan jumlah titik lampu sedikit, dapat digunakan kabel serabut atau kawat berukuran 1mm2. Taman luas menuntut kabel lebih panjang, maka lebih baik pergunakan kabel kawat berukuran 1,5mm2.

Semoga Membantu.. :

Berita Terkait:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s