Memilih Cahaya untuk Ruangan

MENATA cahaya di dalam rumah terlihat sangat mudah dan gampang. Bila cahaya ditata dengan apik, pastinya membuat kondisi di dalam ruangan terlihat nyaman. Anda pun akan betah untuk berlama-lama di dalamnya.
Cahaya di dalam ruangan berfungsi memberikan kenyamanan untuk penghuninya agar bisa betah berlama-lama berada di dalam ruangan. Penataan cahaya yang baik dan teratur akan membuat suasana ruangan terasa berbeda dan menyenangkan. Cahaya dalam suatu tatanan interior berfungsi sebagai penerangan.

Selain memberikan penerangan, ternyata cahaya juga bisa dijadikan elemen aksesori untuk menambah nilai lebih dari sebuah ruangan atau objek, tentunya dengan menggunakan penerangan tertentu. Tidak hanya itu, fungsi ruang juga menjadi bagian paling dasar ketika Anda mulai menata cahaya untuk ruangan bagian dalam.

Pencahayaan di ruang tamu, ruang keluarga, atau kamar tidur tentunya tidak bisa disamakan. Biasanya, ruang tamu dan ruang keluarga lebih membutuhkan pencahayaan yang sama atau merata. Jenis pencahayaan ini harus disesuaikan untuk dapat menunjang fungsi ruang. Pencahayaan lokal bisa digunakan di ruang duduk supaya memperluas fungsi sekaligus menambah cantik ruangan.

“Penataan cahaya untuk ruangan tidak bisa disamakan, terdapat tiga jenis pencahayaan yang sering digunakan seperti general lighting, taks lighting, decorative lighting yang selalu memberikan efek dramatis untuk setiap ruangan,” ungkap Ari Indra, salah satu desain interior.

Ari menambahkan, secara umum jenis cahaya dibagi menjadi tiga. Pertama, general lighting adalah penerangan yang biasa digunakan untuk menerangi keseluruhan ruangan. Karena sifat cahayanya yang menyebar merata ke seluruh ruangan.

Sementara untuk pencahayaan task lighting adalah penerangan yang sifatnya menunjang ke aktivitas khusus atau tertentu, seperti belajar, membaca, dan menjahit. Untuk penggunaan decorative lighting, biasa digunakan untuk penerangan yang sifatnya membangkitkan efek dramatis pada objek tertentu. Biasanya digunakan pada elemen interior yang memiliki desain khusus, seperti lukisan, gerabah, benda kriya, atau elemen estetis lainnya.

Penataan cahaya untuk setiap ruangannya tidak bisa selalu disamakan. Seperti dengan pencahayaan dengan ruang tidur dan dapur. Ruang tidur yang difungsikan sebagai ruang melepas lelah ini tidak terlalu membutuhkan pencahayaan yang terang dan merata untuk keseluruhan ruangan. Jika di dalamnya terdapat kegiatan lain, seperti membaca ataupun terdapat ruang kerja, Anda bisa menggunakan lampu meja atau lampu spot yang hanya menerangi area tertentu.

“Penataan cahaya yang terfokus pada area tertentu saja, juga bisa diaplikasikan di area dapur. Biasanya diletakkan di dekat meja dapur saja,” sebut Ari.

Penataan cahaya yang sama juga bisa Anda aplikasikan pada dapur kesayangan Anda. Ruangan yang difungsikan untuk mengolah makanan, biasanya penggunaan cahaya diletakkan di area seputar meja dapur. Untuk memberi kenyamanan di area ini harus diberikan penerangan yang baik pula. Penerangan untuk area dapur dapat dilakukan dengan memasang lampu di bagian bawah atau dinding di depan meja kerja.

Menata cahaya pada ruangan tidak harus berbiaya mahal dan rumit. Jika Anda menginginkan cahaya terang dan merata, sebaiknya Anda gunakan lampu downlight, pemasangan lampu downlight yang memiliki dimmer agar dapat diatur tingkat terang gelapnya. Tambahkan titik lampu yang sedikit menyorot objek yang ingin di-blow up agar keindahannya makin menonjol.

“Dalam menata cahaya untuk ruangan, bukan hanya melihat dari dekorasi ruangan, juga unsur warna pada cahaya menampilkan kesan tersendiri. Biasanya pemilihan warna kuning dan putih menjadi paling dominan,” kata Ari.

Saat berbicara tentang warna pada pencahayaan, pilihannya pasti hanya dua yaitu kuning dan putih. Mungkin bagi Anda pernah mendengar ungkapan bahwa cahaya warna kuning dapat memberikan kesan hangat, sedangkan cahaya warna putih dapat memberikan kesan dingin.

“Dalam memilih warna untuk cahaya, ditentukan oleh beberapa faktor. Seperti penataan interior rumah, atmosfer yang ingin ditampilkan. Suasana yang lebih hangat dan akrab bisa didapat dengan memilih cahaya berwarna kuning,” sebut Ari.

Jika rumah Anda didominasi dengan warna hangat, seperti cokelat, pastinya penggunaan cahaya berwarna kuning akan lebih cocok. Sebaliknya jika interior rumah didominasi warna putih atau warna cerah, tentunya akan lebih pas jika cahaya berwarna putih yang bisa diaplikasikan di sana.
(SINDO//tty)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s