Pengaman Lebur (Fuse / Sekring)

Sekedar membagi informasi mengenai salah satu pengaman yang juga dipergunakan dalam instalasi listrik. Adalah Fuse/Sekring.
Alat ini adanya setelah Kwh meter milik PLN. Untuk pengaman arus lebih instalasi rumah, digunakan fuse atau sekring atau patron lebur yang apabila terjadi short (konslet) pada instalasi akan putus dan harus diganti dengan yang baru. Kemudian agar tidak setiap putus ganti baru yang artinya keluar duit lagi untuk beli, maka ada sekring otomatis yang bekerja dengan bimetal dan ada tombol resetnya. Jadi setiap terjadi masalah dalam instalasi, sekring otomatis akan memutuskan arus kemudian untuk mengembalikannya tidak perlu membeli yang baru (kalau tidak rusak) cukup tekan tombol dan listrik di rumah hidup lagi.
Didalam sekering ini di pasang sejajar dengan kawat perak( smelt draad) suatu kawat tahanan tipis, yang pada ujungnya dipasang pemberian isyarat  (tanda chass)  dan di bawahnya terdapat suatu pegas kecil. Jika kawat itu lumer terus maka pegas itu yang tidak lain dari pada sungkup kecil akan menekan memberi syarat (tanda chas) itu keluar, dengan mudah kita dapat melihat dari gelas dalam kepala sekrup bahwa patron itu Rusak.

Untuk Fuse mempunyai tanda khusus:

6A =warna Hijau

10A =warna Merah

15A =warna Kelabu

20 A =warna Biru

25A= warna Kuning

35A= warna Hitam

50A= warna Tembaga

6/500 artinya untuk kekuatan kuat arus 6 Ampere pada tegangan 500  Volt

Namun sekarang, alat ini mulai ditinggalkan dan digeser oleh MCB untuk pengaman instalasi rumah  karena alasan keamanan (socketnya ulir sering rusak yang menimbulkan panas dan kebakaran) dan kepraktisannya (karena bimetal, setiap memutus beban karena panas sehingga harus menunggu beberapa saat untuk menghidupkannya kembali)… tetapi untuk mesin-mesin yang membutuhkan pengamanan lebih fuse masih tetap digunakan…:)

Artikel terkait:

2 responses to “Pengaman Lebur (Fuse / Sekring)

  1. ma’af kalimat terakhir perlu diralat, peran fuse tidak bisa digantikan dengan MCB, NFB dan sebagai nya yang berjenis bimetal,karena fuse memiliki break current lebih cepat dari bimetal, itulah alasan semua mesin manufacturing pembuatan 2011 tidak meninggalkan fuse.

    • Terima kasih atas perhatianya, memang benar untuk mesin-mesin yang membutuhkan pengamanan lebih masih membutuhkan fuse yang mempunyai break current lebih baik dibandingkan pengaman bimetal lainnya.. terima kasih atas revisinya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s