Saklar/Pemutus Rangkaian (SWITCH)….

Alat ini digunakan untuk memutuskan jaringan listrik, atau untuk menghubungkannya. Jadi saklar pada dasarnya adalah alat penyambung atau pemutus aliran listrik ada bermacam-macam jenis saklar. Di dalam instalasi rumah biasa digunakan untuk mengoperasikan lampu-lampu, kipas angin, dan lain-lain. Secara sederhana, saklar terdiri dari dua bilah logam yang menempel pada suatu rangkaian, dan bisa terhubung atau terpisah sesuai dengan keadaan sambung (on) atau putus (off) dalam rangkaian itu. Material kontak sambungan umumnya dipilih agar supaya tahan terhadap korosi. Jenis-jenis switch yang biasa digunakan di rumah dibedakan dari jumlah gang atau tuasnya. Ada yang single (satu tuas) untuk melayani satu rangkaian lampu, double (dua tuas) untuk melayani dua rangkaian lampu, dan seterusnya. Switch biasa dipasang di dinding dan letaknya tidak begitu jauh dari pintu suatu ruangan dan tidak tertutup benda apapun. Sehingga memudahkan jangkauan pengoperasian ketika akan memasuki atau meninggalkan ruangan. Ukuran pemasangan sekitar 140-150cm dari permukaan lantai. Sedangkan batas arus yang dapat dilayani oleh satu switch tidak lebih dari 10 Ampere.

Kapan kita bisa menetukan saklar yang baik dalam penggunaan maupun bahan.. Dalam memutuskan jenis saklar yang cocok untuk Rumah Kita. Sebagai Tips biasanya didalam menentukan Saklar ada beberapa hal yang harus diperhatikan…

1. Fungsi Saklar.
Saklar berfungsi sebagai pemutus Rangkaian atau hanya sebagai control (Dimer) kemampuan saklar dapat dilihat dari kapasitas arus yang dapat dialiri oleh peralatan tersebut. (16A,32A..dst) . Jangan Menggunakan saklar yang kapasitas Arusnya lebih kecil dari arus yang mengalir peralatan, hal ini dapat menyebabkan saklar akan cepat rusak.

2. Letak atau Posisi Saklar,
Usahakan saklar berada dekat dengan pintu utama atau anak tangga sehingga apa bila kita akan memasuki ruangan atau menaiki tangga saklar langsung dapat digunakan.
Untuk saklar yang terletak didinding usahakan pada posisi terbuka (tidak pada posisi tersembunyi) sehingga mudah dalam mencapainya.

3. Bahan Dan Indeks Proteksi.
Pemilihan saklar harus sesuai juga dengan kondisi ruangan atau penempatanya, Seandainya posisi saklar di luar ruangan atau daerah yang mempunyai tingkat kelembaban tinggi (kamar Mandi atau Taman) maka bahan dan IP(Indeks Protection)
Harus menjadikan pertimbangan. Semakin Tinggi IP suatu saklar akan semakin baik dalam system proteksinya.

4. Estetika.
Pemilihan saklar dapat disesuaikan dengan design interior yang sesuai dengan keinginan kita (Pemilihan bentuk dan Warna) sehingga mendukung design ruangan yang diinginkan.

Demikian Tips yang dapat diperhatikan dalam pemilihan Saklar sehingga dapat membantu.

Sekali lagi kenalilah maka anda akan menyayanginya …

Sumber   http://blogtukanglistrik.blogspot.com/2009/07/mengenal-peralatan-listrik-rumah.html

Artikel Terkait:

  1. Keuntungan kontrol pencahayaan mode switching faktor pengaturan pencahayaan.
  2. Memilih cahaya untuk ruangan.
  3. Stabilizer.
  4. Kapan sih kita pake stabilizer di rumah.
  5. Cara menyambung kabel listrik rumah.
  6. Tips memasang lampu bohlam.
ArrGoogle Maps
WikipediA
Twitter

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s