S1 – Ringkas (Seiri).

Menjadi Ringkas

Menjadi Ringkas

Tema diatas merupakan salah satu metode 5R yang nantinya akan banyak di bahas dalam blog ini🙂

untuk melaksanakan 5R, penerapannya harus secara bertahap serta berurutan karena metode ini merupakan alur yang nantinya dapat di pahami serta diaplikasikan secara mudah untuk  semua orang.. K.I.S.S (Keep in Simple Stupid) 🙂  

  • Seiri secara langsung berarti mengatur segala sesuatu dengan rapi.
  • Di tempat kerja banyak sekali benda yang seringkali dapat menyebabkan timibulnya gangguan operasional dalam bekerja, antara lain tentang keluhan setiap orang yang mengeluhkan sempitnya ruang kerja mereka karena terlalu banyak barang.

SEIRI berarti membedakan dengan jelas barang yang bermanfaat dari barang sisa sampah dan membuang barang yang tidak berguna

Menyimpan barang yang tidak berguna atau pun barang berguna namun berlebihan dapat menimbukan kerugian sebagai berikut:

  • Di tempat kerja yang sempit hal ini akan semakin menimbulkan kesan ruangan terasa lebih sempit dan kurang nyaman.
  • Penggunaan area kerja menjadi tidak produktif.
  • Rak dan lemari penyimpanan, penggunaannya tidak efisien.
  • Semakin kesulitan untuk membedakan mana barang yang dibutuhkan di tempat kerja dan mana yang tidak.
  • Menyimpan barang yang berlebihan bagaikan mempunyai banyak uang namun tidak tersimpan di bank (kehilangan bunga bank).
  • Membiarkan kondisi barang yang berkarat, rusak atau kuno sama saja dengan menghamburkan uang.
  • Mempunyai barang yang berlebihan dalam proses produksi dapat berdampak pada berbagai faktor seperti turunnya mutu, kerusakan mesin, keterlambatan bahan baku dan kerugian pada saat set-up mesin.
  • Mengalokasikan  lebih banyak waktu dalam pemeriksaan inventaris akan meningkatkan pengeluaran dan menyebabkan reaksi berantai atas kerugian di masa depan.

Bagaimana mengetahui bahwa kita sebenarnya menyimpan barang yang tidak diperlukan / atau pun kita menyimpan barang secara berlebihan?

Cobalah untuk memeriksa sekeliling Anda di tempat berikut ini dan Anda akan menemukan barang yang melebihi kebutuhan.

Periksa Rak-rak

  • Periksa barang yang tidak dipakai dan tidak berguna
  • Cek barang lain selain barang yang sudah ditetapkan.
  • Rak paling atas dan bawah merupakan tempat utama menyimpan barang-barang ini.

Periksa Lemari dinding perkakas/laci/kabinet

  • Cek semua perkakas seperti palu, pemotong dan lain-lain.
  • Cek alat pengukur seperti kompas, jangka geser (vernier) dan meteran penunjuk (dial gauge).
  • Periksa barang pribadi yang biasanya tersimpan di sini, seperti majalah, komik kartun dan lain-lain.

Periksa Lantai

  • Bagian paling  ujung atau sudut lantai merupakan tempat yang perlu mendapat perhatian.
  • Cek alat berat yang tidak dipakai dan tidak berguna, trolley/kereta dorong.
  • Umumnya di antara barang produksi ada tumpukan bahan baku atau sisa material yang cenderung mengalami penurunan mutu.
  • Cek, di antara barang produksi yang tidak diketahui mutunya biasanya ditumpuk di tempat tersembunyi. Misalnya yang tersimpan di bawah conveyor, di bawah jendela, di bawah meja kerja dan di sekitar jalur jalan.
  • Periksa tempat pembuangan oli (oil bin), yaitu jenis pembuangan yang dilarang untuk digunakan di pabrik.

Cek penyimpanan suku cadang dan bahan baku:

  • Periksa suku cadang dan bahan baku yang selama bertahun-tahun tidak pernah dipindahkan dan berdebu, perlu diperhatikan.

Periksa di luar area kerja

    • Periksa bahan baku yang tidak dipindahkan selama 5 tahun dan telah berkarat
    • Cek palet kereta dorong dan container yang tidak dipakai  namun masih saja disimpan.
    • Periksa sisa-sisa tumpukan bahan baku.
    • Periksa mesin dan peralatan  yang tidak dipakai namun masih saja disimpan.

Periksa Kantor (termasuk kantor yang terletak di dalam area kerja).

  • Cek rak, lemari dinding tempat dokumen dan lemari dinding tempat dokumen yang tidak dipakai.
  • Cek produk sample atau produk demo.

 

Artikel Terkait:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s